ENG / IND 11 September 2010

KALENDER ACARA

M S S R K J S
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30    

 

LACAK

 

EDARAN

Berlangganan!

Jadilah yang pertama tahu perkembangan.

 

MITRA KAMI

 

 

 

Goenawan Mohamad Terima Penghargaan dari Pemerintah Prancis

Senin malam, 25 Juni 2007, Goenawan Mohamad menerima penghargaan Chevalier dans l’Ordre des Arts et des Lettes dari Kementrian Kebudayaan dan Komunikasi Prancis. Tanda penghargaan itu diserahkan oleh Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Madame Catherine Boivineau di kediamannya, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Madame Catherine dalam sambutannya yang mewakili Menteri Kebudayaan dan Komunikasi Prancis, Renaud Donnedieu de Vabres, menyatakan penghargaan itu diberikan kepada Goenawan Mohamad untuk menghormati orang yang menonjol melalui karyanya dalam bidang seni atau sastra, atau melalui sumbangannya demi penyebaran budaya baik di Perancis atau pun di dunia.

 

Bagi Pemerintah Prancis, Goenawan Mohamad adalah sosok yang memperjuangkan kebebasan dan demokrasi di Indonesia. Perjuangan itu merupakan kelanjutan dari perjuangan ayahnya dalam Perang Kemerdekaan pernah dibuang ke Digul oleh pemerintah kolonial Belanda pada tahun 20-an. Pada tahun 60-an, manakala Indonesia diperintah oleh rejim Demokrasi Terpimpin yang memaksakan madzhab Realisme-Sosialis, Goenawan Mohamad bersama kawan-kawannya mendirikan Manifes Kebudayaan untuk melawan rejim itu. Goenawan juga terlibat aktif melawan rejim Orde Baru melalui Majalah Berita Mingguan TEMPO yang menjadi korban pembredelan bersama Detik, dan Editor Juni 2004.

 

Dalam sambutannya Goenawan Mohamad menyambut penghargaan tersebut dan mengulas hubungan kebudayaan Perancis dan Indonesia. Masyarakat Indonesia telah mengenal khazanah pemikiran Prancis, terutama dari para filosuf Prancis. Namun masyarakat Prancis sendiri, menurut Goenawan Mohamad kurang peduli terhadap polemik kebudayaan khususnya kebebasan beragama dan Islam di Indonesia. Dalam sebuah jurnal kebudayaan Prancis, polemik di Indonesia tidak diulas.

 

Hadir dalam acara penganugerahan itu, kolega-kolega Goenawan Mohamad dari kalangan intelektual, seniman, wartawan, dan satrawan. Seperti Joesoef Isak, Marsilam Simanjuntak, Fikri Jufri, Slamet Abd Sjukur, dan lain-lain (MGR).   

Kirim ke Teman Komentar

© 2005 Utan Kayu. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. Desain dan pengembangan oleh Matamata.com

 

Free Hit Counters
Free Hit Counters